Merdunya Angin , mendesau setiap jengkal lekuk-lekuk
tubuh...
Kornea mata tatap kesenduan abstrak dibalik tembok
Menyisakan seonggok rindu, tertitip lewat-NYA
Mengharap SANG Waktu akan jawaban,
Tentangnya dan janji-janji .
Melukisnya beriring bintang-bintang
Pernah bersepakat atas janji setia
Menghukum waktu untuk sekedar berbaik hati
Sekedar mengeja
Untukmu yang tertanda dalam barisan doa
Ada satu nama, hanya sedikit tempat
Entahlah, sejauh ini terlalu istimewa, terlalu tak terlupa
Menghibur hati untuk rasa sabar itu,
Itulah penguat ,
Semoga tempat dan waktu yang tepat itu..
Berbaik hati mempertemukan janji dan wajah sendu dibalik
tembok itu,
Tertanda dibintang itu, namamu....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar